Refleksi Tahun Baru

Saat hendak menulis tentang tahun baru, tiba-tiba saya jadi teringat tulisan teman satu kost saya yang bernama Andriansyah (Alay) saat tahun baru 2003, yang dia tulis di komputer saya ini. Setelah saya telusuri dari direktori ke direktori, akhirnya ketemu juga tulisannya.

“REFLEKSI TAHUN BARU”

HIDUP…

itulah perjalanan yang sedang kita jalani saat ini.

Entah kapan itu kan berakhir.

Esok, lusa, atau bahkan mungkin untuk seribu tahun lagi.

Detik yang terlewati, telah memberi berjuta arti, yang semakin lama semakin membuat kita enggan tuk mati.

Itulah manusia…sering terlelap dalam kegelisahan yang mereka anggap sebagai sebuah kebahagiaan sejati.

Kebahagiaan yang membuat mata hati serasa terkunci.

Semestinya…satu hal perlu kita – sebagai manusia – sadari, bahwa setiap manusia pada hakekatnya diciptakan untuk mati.

Mati sebagai seorang manusia…dan bukan sebagai binatang.

Mati… dengan meninggalkan semua yang dimiliki.

Jogjakarta diawal tahun yang baru, 2003.

Written by : Andriansyah

Iklan
Tagged with: , , , , , ,
Ditulis dalam about all
10 comments on “Refleksi Tahun Baru
  1. rumahkayubekas berkata:

    Layak untuk kita renungkan,

    Selamat Tahun- baru 2000-Delapan,

  2. demplon berkata:

    Selamat taon baru juga yo pak lek…

  3. kurtubi berkata:

    hmm… iya yaa.. “Semestinya…satu hal perlu kita – sebagai manusia – sadari, bahwa setiap manusia pada hakekatnya diciptakan untuk mati.”

    jadi selamat memasuhi tahun baru, artinya: selamat menjemput kematian?

  4. sabix berkata:

    bisa jadi demikian pak kurt, menjemput kematian dengan hal-hal yang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

  5. Gyl berkata:

    Mati dengan mewariskan dunia yang lebih baik 🙂

  6. gempur berkata:

    Selamat tahun baru, mas! mudah2an semua harapannya tercapai.. amin

  7. khyangan berkata:

    Hendaklah tiap-tiap diri merenungkan dari apa ia diciptakan, untuk apa ia diciptakan

  8. sabix berkata:

    @Gyl, cita-cita yang harus dimiliki semua orang.

    @gembur, eh maaf, gempur 😀 (asli beneran salah ketik nich), amien… terimakasih. Harapan saya untuk bisa mewujudkan cita-cita

    @khyangan, kalo sudah merenung, jangan sampai renungannya dilupakan esok harinya

  9. Hanna berkata:

    Met Tahun Baru ya.
    Renungan yang bagus.
    Sukses selalu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Jakwiran
Pernah Dilihat
  • 4,359 kali
Pengunjung

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile
%d blogger menyukai ini: