Arsip untuk ‘ngalor ngidul’ Kategori
Kuda Lumping
Kuda lumping nasibnya nungging
Mencari makan terpontang panting
Aku juga dianggap sinting
Sebenarnya siapa yang sinting?
Berputar putar dalam lingkaran
Menari tak sadarkan diri
Mata terpejam mengunyah beling
Mempertahankan hidup yang sulit
Kuda lumping nasibnya nungging
Mencari makan terpontang panting
Aku juga dianggap sinting
Sebenarnya siapa yang sinting?
Mulutnya berbusa
Nasibnya berbusa
Tradisi berbusa
Tradisi amblas
Nyanyi
Penari bernyanyi
Sebelum
Tergilas mati
Sunyi
Hati sang penari
Sebab
Hidup mereka telah tersisih
Berbaju sutra pandai menipu
Membabi buta cari mangsa
Mulut penipu berbau busuk
Mempertahankan hidup yang busuk
Para penipu berkeliaran
Makan tanah memperkosa fakta
Saling menipu sesama penipu
Tidak menipu jadinya tertipu
Mulutnya berbusa
Nasibnya berbusa
Tradisi berbusa
Tradisi amblas
Nyanyi
Penipu menyanyi
Sebelum
Mereka mati
Sunyi
Hati sang penipu
Sebab
Tak bisa menipu diri sendiri
Kuda lumping megap megap
Pelan pelan ditelan jaman
Para penipu tunggu saatmu
Kuda lumping menginjak mulutmu
Kuda lumping nasibnya nungging
Mencari makan terpontang panting
Aku juga dianggap sinting
Sebenarnya siapa yang sinting?
Para penipu berkeliaran
Makan tanah memperkosa fakta
Saling menipu sesama penipu
Tidak menipu jadinya tertipu
Kuda lumping megap megap
Pelan pelan ditelan jaman
Para penipu tunggu saatmu
Kuda lumping menginjak mulutmu
Amblas
Dinyanyikan oleh Iwan Fals (feat. Sawung Jabo)
Khalifah Besar yang Tetap Orang Biasa
Pada suatu hari, Kaisar Romawi mengirimkan seorang utusan untuk mengunjungi kepada Khalifah Umar, untuk melihat dari dekat, bagaimana keadannya dan apa pekerjaannya sehari-hari, Khalifah Umar merupakan manusia yang dikagumi oleh kawan dan lawan.
Di ibu kota Madinah, utusan tersebut bertanya kepada penduduk ” Mana Rajamu?”, penduduk tersebut menjawab : ” Kami tidak punya raja, kami hanya mempunyai seorang ketua. Dialah Kepala Negara kami”. Utusan tersebut bertanya lagi “Dimana Dia?”, Jawab penduduk “Dia tidak ada, sedang keluar kota”.
Akhirnya utusan tersebut pergi ke luar kota untuk mencari Kholifah Umar untuk mencari tahu apa yang dilakukannya sesuai dengan perintah sang Kaisar. Diperjalanan dilihatnya umar sedang tidur di atas tanah dengan nyenyaknya, dibawah terik panas matahari, berbantalkan bajunya, dengan keringat bercucuran membasahi bumi. Pemandangan ini memberi kesan yang sangat mendalam pada jiwa utusan Kaisar tersebut.
Utusan tersebut berkata : “Inilah manusia yang sangat dikagumi dan ditakuti oleh semua raja. Beginikah keadaanya? Tidak punya istana, tidak ada pengawal dan pengiringnya? Tapi……………. kau Umar, pantas kau bisa tidur dengan pulas, sebab kau adil dan jujur. Tetapi raja kami, lain halnya, sekalipun tidur di atas kasur yang empuk, tetap tidak dapat tidur dengan nyenyak, selalu penuh gelisah, itu karena tindakannya sendiri yang tidak adil”
Setelah sms Berhadiah, Kini Mulai Beralih ke Telepon Berhadiah
Mungkin anda sudah sering mendapatkan sms penipuan yang isinya ucapan selamat bahwa anda telah mendapatkan hadiah undian dari operator telepon seluler yang anda pakai. Tapi mungkin sebentar lagi kasus penipuan seperti itu bakal mulai menghilang, pasalnya sudah banyak masyarakat yang tahu bahwa sms tersebut adalah penipuan dan sudah banyak juga penjahat yang akhirnya dibekuk aparat lantaran melakukan penipuan tersebut.
Dari IGOS Summit 2
Lumayan cape juga ikutan acara IGOS Summit 2 di JaCC selama 2 hari, meskitpun stand yang digelar gak rame-rame amat.
berikut jepretan-jepretan ari IGOS Summit 2 di JaCC


Telepon Setan. Siapa Setannya?
Beberapa hari ini rasanya males banget buka wordpress gara-gara kebanyakan berita teratas isinya cuman isu-isu tentang sms merah, sms setan, telpon setan dan sebagainya yang katanya bisa bikin mati.
Pertanyaan yang paling mendasar adalah : ” siapa sih sebenernya yang jadi setannya?”
Ya tentu saja yang jadi setannya itu orang-orang yang membuat serta menyebarkan berita meresahkan itu.
ngoprek java sambil minum kopi
memang paling enak kalo ngoprek belajar bahasa java sambil minum kopi, apalagi kopi yang dari jawa. Rasanya lebih menjiwai, walaupun belajarnya gak paham-paham, yang penting minum kopinya terasa enak..
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar





